Read More...
Showing posts with label Cipta lagu. Show all posts
Showing posts with label Cipta lagu. Show all posts
Monday, August 11, 2014
Wednesday, July 10, 2013
KONSEP DI BALIK LAGU "BUDAYA NEGERIKU, BUDAYA DUNIA"
Tema
lagu ini tentang keindahan budaya Indonesia (Cinta Bangsa dan Negara
Kesatuan Republik Indonesia). Dua seni
budaya yang diangkat dalam lagu ini adalah Tari Saman dan Musik Angklung yang
keduanya merupakan simbol nilai budaya yang sejalan dengan pengembangan
karakter kesatuan dan persatuan. Melalui pengenalan akan keindahan budaya
Indonesia dan pengakuan internasional, sekaligus memupuk dan meningkatkan cinta
bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, dua seni budaya tersebut merupakan
warisan budaya dunia bukan bendawi (intangible world cultural heritage) yang
ditetapkan oleh UNESCO. Musik angklung ditetapkan pada tanggal di 8 November 2010 di Kenya dan
Tari Saman ditetapkan pada tanggal 24 November 2011 di Bali Indonesia
Dalam
lagu “Budaya Negeriku Budaya Dunia”, nilai budaya tersebut ditunjukkan pada
bait pertama dan bait kedua. Bait pertama menggambarkan keindahan tari Saman.
Tari ini digambarkan dengan gerak yang tangkas (karena sangat lincah cepat,
tetapi tidak berbenturan walaupun ssngat berdekatan antar penari) dengan unsur
gerakan dasarnya terutama tepuk tangan, tepuk dada dan hempasan badan yang cepat,
seperti hentakan. Gerakan ini sekaligus merupakan unsur pembentuk bunyi yang dikombinasikan dengan paduan suara para
penarinya merupakan sinkronisasi yang menghasilkan bunyi rampak (teratur dan
harmoni) yang membahana sebagai hasil perpaduan banyak bunyi tangan dan paduan
suara para penari. Melalui simbol gerak
dan suara inilah dapat menggugah rasa persatuan (karena tarian ini hanya
mungkin dilakukan atas dasar kekompakan di antara para penari, yang sekaligus
menggambarkan berbagai peran dalam masyarakat di antara para penari). Dengan
adanya persatuan banyak penari serta gerakannya yang dinamis dan bersama-sama melambangkan
kejayaan.
Pada
bait kedua, diceritakan kemerduan musik angklung yang bunyinya mengalun karena
bunyi getarannya dan perpaduan berbagai nada yang dimainkan oleh sekelompok
pemain. Keindahan musiknya digambarkan
melalui simfoni yang harmonis karena angklung hanya bisa dimainkan dalam kelompok
yang memerlukan kerjasama untuk saling menyerasikan. Bunyinya yang merdu,
tenang, dan didukung oleh kebersamaan antara pemain menimbulkan perasaan kedamaian.
Pada
bait ketiga yang merupakan reffrain, berisi penguatan cerita yang disampaikan
pada bait pertama dan kedua, dengan mengandaikan diri seperti burung yang terbang
ke berbagai daerah di
sekitar khatulistiwa (Indonesia) antara lain mengunjungi Aceh (tempat Tari Saman
berasal) dan Jawa Barat (tempat musik angklung berasal) menyaksikan dengan melihat Tari Saman di bait
pertama dan mendengar musik Angklung di bait kedua. Pada bait ini,
menggambarkan kekaguman akan keindahan seni budaya Indonesia.
Bait keempat,
semakin memperkuat “kesimpulan” yakni kekaguman dan kebanggaan akan keindahan
budaya sehingga mendorong untuk mengenalkan dan menyebarluaskan keindahan dan
nilai-nilai pengembangan karakter yang dikandung dalam kedua jenis seni budaya
Indonesia (Tari Saman dan musik Angklung) sebagai Intangible
World Cultural Heritage kepada dunia.
LIRIK LAGU JUARA 1 CIPTA LAGU FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL TAHUN 2012
BUDAYA NEGERIKU, BUDAYA DUNIA
Ciptaan: Hilmi Fathurrahman
Indonesiaku, lihat indah tarinya
Tari Saman yang tangkas, hentak rampak membahana
Menggugah smangat persatuan kejayaan
Indonesiaku, dengar merdu musiknya
Bunyi angklung mengalun merangkaikan simfoni
keharmonisan menggugah rasa kedamaian
Reff
Terbang tinggi melayang melintasi khatulistiwa
Menyaksikan negriku indah budaya
Indonesiaku
Terbang jauh melanglang melintasi bentang dunia
Mengenalkan warisan budaya dunia
asli negriku
Read More...
Saturday, April 23, 2011
Langkah Mencipta Lagu ala Hilmi
Bagi orang yang belum pernah menciptakan lagu, sering bingung bagaimana memulainya. Tidak ada tips jitu untuk semua orang. Karena setiap orang mempunyai gaya tersendiri. Ada yang memulainya dengan membuat lirik. Ada yang memulainya dengan membuat melodi. Sebagai seorang pemula, beranilah untuk mencoba dan pantang menyerah. Sekedar sharing, inilah langkah-langkah menciptakan lagu berdasarkan pengalaman Hilmi sebagai seorang pemula:
- Bulatkan niat untuk menciptakan lagu sendiri, apapun alasanmu. Entah untuk ikut lomba atau ingin menciptakan lagu untuk seseorang.
- Cari tips-tips cipta lagu dari internet, buku atau dari pengalaman orang lain. Hilmi memilih dari internet, dan dia banyak sekali menemukan informasi dari sana.
- Pilih langkah yang paling kamu sukai. Hilmi pilih bikin melodi duluan, bukan lirik.
- Mulailah dengan 1 bar melodi. Ikutilah perasaanmu, maka akan ketemu bar berikutnya sampai kamu dapatkan 1 bait pertama
- Dari bait pertama kamu akan bisa dapatkan bagian reffnya dengan membayangkan semangat yang ada pada lagumu. Nada dalam Reff biasanya lebih semangat dibandingkan bait pertamamu.
- Carilah chord progresi lagumu dengan alat musik yang kamu kuasai. Hilmi memilih keyboard. Keyboard menguntungkan karena dia juga bisa memilih style yang cocok, untuk mencari ritme yang sesuai.
- Buat notasi lagu lengkap dengan chord progresinya.Tidak usah kamu pusingkan ketukan dll, tuliskan not-notnya saja dulu dan chord progresi yang sederhana dulu.
- Mintalah orang yang lebih berpengalaman untuk mengecek melodi atau chord progresimu. Yang lebih penting selain dia punya pengetahuan dan pengalaman dalam musik juga bisa mengerti dirimu. Ini penting karena walaupun jago di bidang musik, orang tersebut haruslah bisa menjadi orang yang mendorong dan membangkitkan kreativitasmu, bukan membuatkan lagu untukmu. Hilmi memilih guru vokal grup dan guru keyboardnya. Hilmi diberi beberapa alternatif bagaimana memperbaiki melodi dan chord progresinya sekaligus diberi penjelasan. Hilmi diberi kebebasan memilih alternatif yang sesuai dengan kemauan Hilmi sendiri.
- Perbaikilah notasi dan chord progresi lagumu sesuai dengan masukan dari orang yang berpengalaman.
- Buatlah lirik lagu. Tentukan terlebih dahulu tema apa yang cocok, perasaan apa yang tergambar dalam lagumu, dengan cara memainkan berulang-ulang lagumu dengan alat musik.
- Kalau sudah kamu temukan temanya, pilihlah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan tema itu. Misalnya Hilmi memilih tema "cinta tanah air", yang Hilmi bayangkan perasaan gembira waktu piknik ke Borobudur. Mulailah Hilmi membayangkan kenapa dia cinta tanah air? Banyak alasan, misalnya karena keindahan alamnya, keindahan candi Borobudur, atau seni dan budaya lainnya. Seni dan budaya apa? Hilmi bersama orangtuanya mencari di internet berbagai macam tulisan tentang seni dan budaya Indonesia. Baru Hilmi tahu ternyata tari Saman dan musik Angklung termasuk dalam "World Intangible Heritage" dari UNESCO. Jadi Hilmi langsung kebayang tari Saman yang pernah dia tonton dan pelajari dari Ivant. Tariannya indah dan perlu kekompakan. Hilmi juga terbayang perasaannya waktu main angklung di SD. Kagum, bangga terhadap seni dan budaya Indonesia itu perasaan yang disampaikan melalui lagunya.
- Mulailah menyusun lirik lagumu dengan mencocokannya dengan nada dalam bar-bar melodimu, sehingga tahu pemenggalan kata-katanya. Bait pertama berisi tentang perasaan Hilmi terhadap Indonesia. Kagum keragaman seni budayanya dan bangga karena mendapat pengakuan dunia. Bagian reffnya contoh musik (angklung) dan tari (saman) yang indah dan diakui dunia serta ajakan untuk mencintai Indonesia. Ini ternyata bagian yang sulit buat Hilmi. Yah begitulah risiko kalau membuat lirik belakangan setelah melodi jadi. Pada awalnya dia mau membuat lirik duluan, tetapi karena macet tidak punya ide, dia putuskan membuat melodinya duluan. Mulailah dengan yang mudah!
- Cobalah berulang-ulang menyanyikan lagumu sambil memainkan alat musik untuk memastikan lagumu sudah OK dengan pemenggalan kata/lirik yang pas. Hilmi berhasil membuat lagu sederhana dengan struktur sederhana 2 bait, 1 bait pertama (verse) 8 bar dan 1 bait reffrain (chorus) 8 bar
- Jangan lupa beri judul yang pas untuk lagumu. Ambil dari kata-kata yang ada dalam reffmu.
- Selamat !
Godaan terberat dalam menciptakan lagu, adalah berhenti di tengah jalan karena tidak ada ilham. Yakinlah kalau ilham itu dicari, bukan ditunggu. Mulailah dengan 1 bar, lanjutkan dan selesaikan. Jaga mood- mu untuk menyelesaikan lagu ciptaanmu. Hilmi lebih suka mengerjakannya pada pagi hari di ruang yang tenang. Cari teman-teman atau orang terdekatmu yang mampu mendorong kreativitasmu. Setelah itu, kamu akan bangga ternyata kamu bisa menciptakan lagu. Selangkah lebih maju, dibandingkan hanya menyanyikan lagu.
Read More...
Monday, April 18, 2011
Hilmi: Pantang Menyerah Meraih Juara 2 Cipta Lagu FLS2N
Allhamdulillah Hilmi akhirnya memenangkan juara 2 Lomba Cipta Lagu dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Bogor pada tanggal 13 April 2011. Judul lagunya "Cintai Indonesia". Ini kemenangan kedua kali dalam bidang Cipta Lagu setelah kemenangannya 3 tahun yang lalu (lihat Biografi Hilmi).
Lomba kali ini hampir membuatnya jera, karena persiapannya mendadak, situasi menjadi stressfull. Dalam 10 hari Hilmi harus menyiapkan lagu ciptaannya, di sela-sela waktu belajarnya dan persiapan tampil paduan suara sekolah. Tidak mudah dia diyakinkan bahwa dia bisa menang karena pernah menang.
Inilah proses perjuangannya untuk tidak menyerah -- sangat tipikal sebagai Concrete Sequential Learner. Dia bisa mengatasi rasa putus asanya, ketika dia sampai pada situasi-situasi seperti ini:
Lomba kali ini hampir membuatnya jera, karena persiapannya mendadak, situasi menjadi stressfull. Dalam 10 hari Hilmi harus menyiapkan lagu ciptaannya, di sela-sela waktu belajarnya dan persiapan tampil paduan suara sekolah. Tidak mudah dia diyakinkan bahwa dia bisa menang karena pernah menang.
Inilah proses perjuangannya untuk tidak menyerah -- sangat tipikal sebagai Concrete Sequential Learner. Dia bisa mengatasi rasa putus asanya, ketika dia sampai pada situasi-situasi seperti ini:
feel sure of activities relevance with his goal
"Kenapa sih aku harus ikut lomba cipta lagu? Ribet.... ", keluhnya.
Berulang-ulang Mamanya menjelaskan keuntungan mengikuti lomba cipta lagu dibandingkan dengan lomba menyanyi solo atau vokal group. Dengan mengikuti lomba cipta lagu, dia tidak terlalu tergantung pada pelatih. Seandainya dia berhasil masuk babak penyisihan-final di tingkat provinsi dan nasional dia lebih gampang mengatur jadwalnya antara persiapan lomba dan latihan Musikal Laskar Pelangi (MLP) . Sebagai murid SMPN 4 yang masuk lewat jalur prestasi menyanyi, dia punya "kewajiban" mengangkat nama sekolahnya melalui prestasi di bidang musik. Dengan menang dalam lomba cipta lagu, akan mempermudah dia mendapat ijin sekolah untuk ikut pementasan di Musikal Laskar Pelangi. Dia menjadi sadar dengan memenangkan lomba Cipta Lagu akan memudahkannya menraih mimpinya untuk tetap tampil dalam Musikal Laskar Pelangi bulan Juli 2011. Kalau lolos recasting ....:)
Berulang-ulang Mamanya menjelaskan keuntungan mengikuti lomba cipta lagu dibandingkan dengan lomba menyanyi solo atau vokal group. Dengan mengikuti lomba cipta lagu, dia tidak terlalu tergantung pada pelatih. Seandainya dia berhasil masuk babak penyisihan-final di tingkat provinsi dan nasional dia lebih gampang mengatur jadwalnya antara persiapan lomba dan latihan Musikal Laskar Pelangi (MLP) . Sebagai murid SMPN 4 yang masuk lewat jalur prestasi menyanyi, dia punya "kewajiban" mengangkat nama sekolahnya melalui prestasi di bidang musik. Dengan menang dalam lomba cipta lagu, akan mempermudah dia mendapat ijin sekolah untuk ikut pementasan di Musikal Laskar Pelangi. Dia menjadi sadar dengan memenangkan lomba Cipta Lagu akan memudahkannya menraih mimpinya untuk tetap tampil dalam Musikal Laskar Pelangi bulan Juli 2011. Kalau lolos recasting ....:)
have guided practice with an organized person.
"Let me see a good way to work it out."
"Udah kurang seminggu aku gak bisa bikin lagu. gak cukup waktunya ? " keluh Hilmi.
"Hari ini bikin 1 bar aja dulu, besok bikin bait pertama, setelah itu bikin reff-nya. Besoknya lagi bikin chord progresinya, hari berikutnya lagi bikin notasi baloknya, Terus dicek sama kak Hanna, oom Aah, atau kak Sekar. Setelah itu baru bikin liriknya, dibantu Mama, dicarikan bahan-bahannya."
"Hari ini bikin 1 bar aja dulu, besok bikin bait pertama, setelah itu bikin reff-nya. Besoknya lagi bikin chord progresinya, hari berikutnya lagi bikin notasi baloknya, Terus dicek sama kak Hanna, oom Aah, atau kak Sekar. Setelah itu baru bikin liriknya, dibantu Mama, dicarikan bahan-bahannya."
know the accepted way of doing things.
"I'm not volunteering to be the first at anything."
Pada awalnya dia bener-bener tidak mau membuat lagu. Tetapi pagi hari, setelah bangun tidur, Mamanya menunjukkan hasil download tips menciptakan lagu dari orang-orang yang berpengalaman, ekspresi wajahnya mulai antusias “Hari ini aku akan bikin lirik”. Walaupun dengan sedikit gusar bertanya “apa tadi ada ...[kata] “frustrating”. Setelah dijelaskan .... orang biasanya frustasi ketika membuat lagu, tetapi kalau sudah berhasil membuat 1 bar melodi, maka selanjutnya akan mengalir begitu saja .... "Jadi mulailah membuat 1 bar melodi saja !"
have exact directions and examples.
"Let's do it right the first time."
“Aku dah tau laguku, waktu Mama ngomong” Itu komentarnya setelah Mamanya membacakan langkah-langkah menciptakan lagu sambil melangkah menuju keyboardnya ....
have an orderly quiet environment.
"I don't have the radio blasting away while I study."
"I don't have the radio blasting away while I study."
"Gak boleh ada yang masuk," dia menutup ruang keyboardnya, lalu dia memainkan keyboard, mencari melodi yang tepat. Dia mendapatkan bait pertama lagunya (verse) ....
can be consistent and efficient.
"Let's get on with it."
"Let's get on with it."
Ketika dia mulai yakin bisa menyelesaikan, setiap hari dia menambahkan bar demi bar hingga mendapatkan bagian reff-nya (chorus), menyempurnakannya dstnya
face limited change in predictable situations.
"I need to know what is happening to me!"
“Kata kak Sekar, nanti pada waktu lomba diberi kertas kosong untuk menulis notasi lagu, habis itu disuruh memainkan lagu itu dengan keyboard” dia mulai tenang menghadapi lomba.
are given approval for specific work done.
"I want to know I'm on the right track."
"I want to know I'm on the right track."
“Tanyain ke Oom Aah dah bener belum laguku” Itu permintaannya ketika dia sudah menyelesaikan melodi dan chord progresi lagunya. Mamanya segera mengatur jadwal agar Hilmi bisa bertemu dengan orang kompeten di bidang musik yang dipercayanya. Maka yang terpikir oleh Mamanya, dia harus ketemu dengan Oom Aah, Kak Hanna, atau kak Sekar (Oom Aah = pelatih vokal group,
kak Hanna = pelatih keyboardnya, kak Sekar = kakak kelas pemenang lomba cipta lagu tahun sebelumnya dan pengiring vokal groupnya).
kak Hanna = pelatih keyboardnya, kak Sekar = kakak kelas pemenang lomba cipta lagu tahun sebelumnya dan pengiring vokal groupnya).
can apply ideas in a practical hands-on way
"If it's not useful, why do it?"
Ketika dia ditunjukkan buku Pengantar Komposisi dan Aransemen (Budidarma, 1997), dia menolak membacanya, tetapi dia mau memainkan berbagai contoh perubahan ide dasar 1 bar melodi menjadi bar-bar melodi yang dimodifikasi dengan berbagai cara transposision, expansion, contraction, augmentation, diminution dll yang ada dalam buku tersebut.Mamanya berharap Hilmi dapat ide untuk memperbaiki melodinya.
are able to trust that others will follow through.
"I need to count on you to do what you said."
"Kalau lupa not baloknya, gimana? Aku belum hafal...", keluh Hilmi sebelum lomba
"Mainkan lagumu dengan keyboard sampai hafal, nanti kalau lupa not baloknya lebih mudah mengingatnya. Kalau masih lupa juga, tanya sama jurinya, boleh enggak melihat catatan not baloknya, karena lomba tahun lalu boleh. Itu kata kak Sekar", hibur Mamanya
"Mainkan lagumu dengan keyboard sampai hafal, nanti kalau lupa not baloknya lebih mudah mengingatnya. Kalau masih lupa juga, tanya sama jurinya, boleh enggak melihat catatan not baloknya, karena lomba tahun lalu boleh. Itu kata kak Sekar", hibur Mamanya
"Awas lho kalau enggak boleh, Mama yang salah," kata Hilmi
can eliminate a great fear of being wrong
"Aku nggak bisa" , "Laguku jelek" keluhan-keluhan Hilmi dengan putus asaMamanya dan Bapaknya berulang-ulang memuji "Lagumu bagus," kak Sekar bilang "Lagumu lucu", Oom Aah bilang, "Membuat lagu sederhana seperti ini susah lho... Bagus lagunya Hilmi!"
Read More...
Subscribe to:
Posts (Atom)